Kasta
oleh : PemudaAbad21
Mari kita bicarakan perihal kasta.
apakah kasta Brahman lebih tinggi dari Sudra?
adakah Brahman merasa lebih mulia dari para Sudra?
bila saja mereka merasa lebih mulia, maka tak pantas dan tak layak sepertinya menyandang gelar Brahman. Karena sejatinya kasta bukanlah starta namun PERAN yang harus slalu dijalani sebaik-baiknya.
Apa jadinya para Brahman, para Ksatria, para Waisya tanpa para Sudra yang bekerja jadi petani, tukang kebun, Uda nasi padang, tukang mie ayam, akang bubur Cianjur pun cak nasi bebek Madura.
Manalah nikmat hasil surga ini tanpa mereka yang mampu mengolahnya jadi olahan yg lebih nikmat.
Jika para saudara kita... ehhh maksud saya para Sudra tak didukung oleh para Brahman, Ksatria, Waisya secara materil pun moril yaa apa yang mereka kerjakan, kreasikan, usahakan jadi terasa tak memberikan manfaat bagi penduduk surga ini.
Mereka jadi merasa mesti self healing pula ke Bali.
"terkena mental breakdance" ujar mereka.
lihat, dalam kondisi tertekan saja mereka masih tetap bisa jenaka.
Hingga akhirnya para Sudra jadi merasa tertindas. Tidak menerima peran yang sudah diturunkan (casta) secara turun - temurun. Lalu mulailah tumbuh pemikiran.
"Cihhh memang mereka saja yang bisa memimpin! KAMI JUGA BISA!" ujar mereka yang merasa terjalimi.